Blog Archive

Search

Memuat...
Diberdayakan oleh Blogger.

Ikuti Melalui Email

Yahoo Chat

Rabu, 18 Januari 2012

Loudspeaker

Loudspeaker adalah alat pengubah getaran listrik menjadi getaran mekanik yang diakibatkan oleh adanya kumparan (spool) dan magnet.. Arus listrik yang berubah-ubah menyebabkan kumparan  bergerak keluar dan kedalam. Gerakan kumparan tadi diteruskan oleh konus (kertas suara) yang kemudian menggetarkan udara.



Loudspeaker ada dua tipe yaitu :
  • Tipe kristal. Pada loudspeaker tipe ini, kristal bergetar sama dengan frekwensi arus listriknya. Banyak dipakai pada loudspeake yang mempunyai tanggapan frekwensi menengah ke atas (tweeter).
  • Loudspeaker dinamik. Loudspeaker jenis ini menggunakan kumparan dan magnet sebagai komponen dasar mengubah arus listrik menjadi getaran suara.
Selanjutnya kita akan membahas tentang loudspeaker dinamik. Loudspeaker dinamik terdiri dari empat jenis berdasarkan tanggapan frekwensinya.
  1. WOOFER. Woofer adalah loudspeaker dengan tanggapan frekwensi 20 Hz s/d 1KHz. Mempunyai diameter 6 inchi hingga 15 inchi. Mempunyai tanggapan yang baik pada nada-nada rendah (bas)
  2. MIDDLE. Middle adalah loudspeaker yang mempunyai tanggapan frekwensi menengah, yaitu 1 KHz s/d 10 KHz. Sangat baik tanggapan frekwensi nada-nada menengah.
  3. TWEETER. Tweeter adalah loudspeaker dengan tanggapan frekwensi tinggi. Sangat baik pada nada-nada treeble.
  4. FULLRANGE. Fullrange sesuai dengan namanya adalah loudspeaker yang dapat memperdengarkan semua nada suara.
Selain tanggapan frekwensinya, loudspeaker mempunyai spesifikasi lainnya. Diantaranya adalah impedansi. Impedansi adalah nilai resistansi yang terjadi apabila komponen elektronika dilalui arus bolak-balik. Impedansi sebuah loudspeaker adalah dari 16 Ω, 8 Ω dan 4 Ω.
Spesifikasi lainnya adalah : daya loudspeaker. Dinyatakan dalam watt. Untuk speaker kecil mempunyai daya 1 watt ke bawah, dan yang besar berdaya hingga lebih dari 400watt.

Speaker Active

Anda semua telah mengetahui apa itu Speaker Active. Bahkan mungkin telah anda punyai di rumah. Tapi barangkali anda tidak tahu persis apa bagian- bagian dari speaker active milik anda. Pada kesempatan kali ini saya akan coba memberi gambaran kepada anda tantang isi dari speaker active.

Pertama, seperti yang terlihat pada speaker active adalah kotak suara (box), biasanya terbuat dari bahan kayu (partikel) dengan tebal sekitar 1cm s/d 1½cm. Disain kotak suara tidak bisa dibuat sembarangan artinya melalui perhitungan tertentu agar menghasilkan efek suara dalam hal ini adalah nada bass yang maksimal.
Kedua, adalah adanya satu atau dua buah spaeker type woofer, dan satu atau dua buah speaker type tweeter. Untuk mengapa ada speaker bertype woofer dan tweeter akan saya tulis pada halaman lain.
Ketiga, adalah rangkaian power amplifier lengkap beserta tone-control, plus penguat mic kadang plus lagi rangkaian echo.
Selasa, 17 Januari 2012

Aplikasi Kode Warna Resistor

Aplikasi ini saya buat untuk membantu memudahkan anda dalam memahami cara membaca kode warna pada resistor. Sedang cara menggunakannya adalah anda dapat meng-klik warna sesuai urutan warna yang ada pada resistor. Misalnya pada sebuah resistor terdapat warna orange, putih, merah, emas. Yang harus anda lakukan adalah pertama klik warna orange pada kolom warna ke 1, kemudian klik lagi warna putih pada kolom warna ke 2, seterusnya klik lagi warna merah pada kolom warna ke 3, dan yang terakhir klik warna emas pada kolom warna ke 4. Anda bisa lihat hasilnya pada gambar atas akan terlihat warna-warna yang anda klik tadi muncul pada gambar resistor. Dan dibawah gambar resistor akan tampil nilai resistor dalam satuan ohm (Ω). Semoga bisa membantu.


Download

Sabtu, 14 Januari 2012

KODE WARNA RESISTOR

Di bawah ini adalah tabel kode warna pada resistor. Yang mana pada resistor terdapat 4 atau 5 lingkaran warna. Yang menandakan nilai dari resistor tersebut.



Jenis

Warna


Warna

Ke 1


Warna

Ke 2


Warna

Ke 3


Warna

Ke 4


Hitam


    -


     0


  -


   1%


Cokelat


    1


     1


 0


 


Merah


    2


     2


 00


 


Orange


    3


     3


 000


 


Kuning


    4


     4


 0000


 


Hijau


    5


     5


 00000


 


Biru


    6


     6


     -


 


Ungu


    7


     7


     -


 


Abu-abu


    8


     8


     -


 


Putih


    9


     9


     -


 


Emas


    -


     -


     -


  5%


Perak


    -


     -


     -


  10%


Kosong


    -


     -


     -


  20%


 





Untuk menentukan nilai tahanan pada resistor bertanda lingkaran sebanyak 4 (empat) lingkaran yaitu dengan melihat di mana warna emas atau perak berada. Warna-warna tadi menandakan bagian pangkal/akhir kita membaca kode warna.
Contoh :

MERAHUNGUORANYEEMAS
271.0005%

Resistor bernilai 27000 Ω atau 27 kilo Ω dengan toleransi/± 5%.
Asalnya dari: warna pertama merah bernilai 2, warna kedua ungu bernilai 7, jadi 27, dikali 1000 jadinya 27000.

Perbedaan pada resistor metalfilm/1% terletak pada penambahan lingkaran warna hitam sebelum lingkaran warna ke 3(tiga)
Lihat contoh berikut ini :

MERAHUNGUHITAMMERAHCOKLAT
27101001%

Nilai resistor adalah 27000 Ω(27kΩ) pada resistor metalfilm/1%. Semoga anda memahami perbedaanya.

Kalau masih belum jelas juga, saya telah buat applikasi sederhana untuk memudahkan anda memahami cara membaca kode warna yang terdapat pada resistor. aplikasi ini saya buat di komputer Windows xp saya. Silahkan di chekidot disini.

Jumat, 13 Januari 2012

POWER SUPPLY

Power supply atau catu daya, banyak dikenal dengan nama adaptor. Komponen pokoknya terdiri dari :

  • Transformator/trafo, fungsi trafo adalah mengubah tegangan dari sumber listrik PLN /220V menjadi tegangan rendah disesuaikan kebutuhan catu daya.

    Di pasaran tersedia bermacam-macam trafo untuk berbagai keperluan. Misalnya untuk catu daya terkecil tersedia trafo ukuran 250 mA. Sampai lebih dari 20 A.
  • Dioda, kita telah membahas tentang kegunaan dioda pada halaman semikonduktor. Pada rangkaian catudaya minimal dipakai 1(satu) buah dioda. Bisa juga dipakai empat buah dioda, dikenal dengan istilah sistem jembatan. Atau untuk trafo dengan CT dipakai 2(dua) buah dioda. Gunanya dioda adalah mengubah arus bolak-balik (ac) dari trafo menjadi arus searah (dc).
  • Filter/penyaring. Sebagai filter/penyaring dipakai kondensator. Untuk jenis kondensatornya adalah jenis elektrolite kondensator/elco (baca: elko). Dipakainya elco di rangkaian catudaya karena arus dc dari dioda adalah belum benar-benar rata atau belum bersih dari arus ac dari trafo. Tugas elco adalah membelokkan sisa arus ac yang lolos dari dioda, hingga keluaran (output) dari catudaya menjadi benar-benar rata/bersih dari arus ac.

Power supply yang membutuhkan tingkat kerataan/kehalusan arus dc yang lebih, dipakai rangkain regulator. Regulator berfungsi pula sebagai pengatur/menjaga kestabilan tegangan output dari catudaya. Ketidak stabilan tegangan output catudaya disebabkan oleh 2 (dua) hal :

  • Tegangan dari sumber listrik PLN. Kita semua tahu bahwa tegangan listrik di rumah kadang turun oleh karena beban pemakaian yang banyak (istilah aku : ngedrop). Hal tadi akan berpengaruh pada output catudaya.
  • Beban dari rangkain yang disupply oleh catudaya yang bersangkutan. Catudaya seringkali mengalami beban keluaran yang tidak stabil. Seperti pada power amplifier atau televisi. Beban yang tidak stabil pada keluaran (output) tadi bisa berpengaruh pula pada tegangan output catudaya.


Rangkaian regulator banyak variasinya, tetapi yang memegang peranan penting adalah adanya dioda zener. Dioda zener bertugas menjaga agar voltase (tegangan) tetap stabil, tidak terpengaruh kedua hal di atas tadi.

KONDENSATOR

Kondensator/kapasitor merupakan komponen elektronika yang mempunyai kemampuan dapat menyimpan muatan listrik. Oleh karena itu kondensator bisa dilalui arus listrik bolak-balik (ac), sedang arus searah (dc) akan tertahan apabila melewatinya. Kondensator banyak digunakan antara lain :

  • Sebagai filter/penyaring.
    Filter atau penyaring dalam hal ini adalah membersihkan arus searah (dc). Mudah kita temui pada rangkaian power supply.
  • Sebagai penghubung/penyambung.
    Contoh pada penguat audio yaitu menghubungkan antar bagian penguat audio. Hal yang sama pun kadang terjadi pada penguat video dan penguat RF (radio frekwensi).

Masih banyak kegunaan dari kondensator yang nanti akan/mungkin telah anda temui dalam banyak rangkaian elektronika. Pada prinsipnya kondensator terbuat dari dua (2) lempeng logam (konduktor) yang dipisahkan oleh penyekat (isolator). Karena itulah apabila kondensator dihubungkan dengan sumber arus listrik, dia (kondensator) akan menyimpan muatan listrik yang datang padanya. Untuk kemudian dilepaskan lagi pada saat polaritas arus berubah. Kemampuan (daya tampung kondensator) dalam menyimpan muatan listrik, diindikasikan dalam satuan Farad. Pada prakteknya, ukuran kondensator adalah dalam :

  • Piko farad (pf). 1 pikofarad adalah 1/1.000.000 mili farad.
  • Nano farad (nf).
    1 nano fard (nf) adalah 1/100.000 mili farad.
  • Mikro farad (µf).
    1 mikrofarad (µf) sama dengan 1/1000 mili farad.

Di lihat dari bahan penyekat (isolatornya) nya, kondensator ada yang terbuat dalam bahan keramik, mika dan elektrolite. Mutu bahan penyekat pada kondensator sangat berpengaruh pada kualitas kerja kondensator tersebut. Selain daya tampung muatan listrik, kondensator dibuat dengan batasan yang telah ditentukan berdasarkan tegangan listrik (voltase) yang dikenakan kepadanya. Apabila sebuah kondensator dipasang pada tegangan listrik yang melebihi batas yang telah ditetapkan, kondensator tersebut akan mengalami kerusakan.

RESISTOR

Setiap material apabila dilalui arus listrik akan terbentuk resistansi dari material tadi. Akibat dari resistansi tadi akan menghasilkan panas. Disipasi adalah kemampuan bahan/komponen menahan panas yang dihasilkan dari adanya resistansi pada dirinya. Semoga penjelasan tadi bisa sedikit membantu anda.



Kembali ke topik kita, resistor sendiri ada dua macam kategori, yaitu:

  1. Resistor tetap/fixed. Nilai resistor tetap dan tidak dapat diubah/berubah.
  2. Resistor tidak tetap. Nilai resistor dapat diubah sesuai kebutuhan atau berubah karena suatu hal. Yang termasuk dalam jenis resistor tidak tetap adalah :
    1. Potensiometer.
      Potensiometer adalah resistor yang dibuat agar sewaktu-waktu nilai resistansinya dapat diubah dengan mudah. Contoh penggunaan potensio meter ada pada tombol pengatur volume/tone-controle pada tape, radio, speaker active manual.
    2. Trimer potensio (trimpot).
      Trimer potensio nama lainnya adalah variable resistor, adalah hampir sama dengan potensiometer akan
      tetapi perubahan nilai resistansi hanya dilakukan untuk keperluan servis saja,
      banyak dipakai di dalam(tidak di luar) rangkaian elektronika.
    3. NTC/Negative Temperature Coefisien.

      NTC mempunyai sifat nilai resistansinya turun bila suhunya naik/berbanding terbalik dengan kenaikan suhu.
    4. PTC/Positive Temperature Coefisien.
      Kebalikan dari NTC, nilai resistansi PTC akan naik seiring kenaikan suhunya. Contoh penggunaan PTC ada pada deggous televisi.
    5. LDR/Light Detected Resistor.
      Adalah resistor yang dapat berubah nilainya karena cahaya. Dipakai untuk pendeteksi cahaya atau pada sakelar senja.

Nilai resistansi pada resistor dapat dilihat dengan adanya kode warna pada resistor bersangkutan. Kode warna tadi berupa garis warna yang melingkari resistor. Untuk resistor karbon terdapat 4 (empat) kode warna. Sedang pada resistor metalfilm terdapat 5 (lima) lingkaran warna.

Kamis, 12 Januari 2012

Konduktor Dan Semikonduktor

Sebelum aku ajak anda mengenal tentang semikonduktor, aku akan ajak anda kembali mendalami tentang bahan konduktor. Setiap jenis logam adalah konduktor. Tapi perlu anda ketahui bahwa masing-masing jenis logam mempunyai resistansi/hambatan terhadap arus listrik yang melewatinya.

Ada jenis logam yang kalau boleh aku ibaratkan (bagi arus listrik) kaya jalan tol, tapi ada juga yang kaya jalan bebatuan. Nilai resistansi dinyatakan dalam Ohm(Ω). Logam yang punya resistansi terendah adalah emas. Dalam elektronika sebagai konduktor banyak dipakai bahan dari tembaga.

Seperti yang telah anda ketahui, bahan yang setengah penghantar disebut semikonduktor. Pengertian sederhananya adalah kalau diibaratkan jalan, semikonduktor adalah jalan searah. Karena arus listrik hanya bisa lewat dalam satu arah saja, artinya arus bolak balik hanya bisa lewat setengahnya/separo jalan. O ya ada yang terlupakan mengenai arus listrik. Bahwa arus listrik yang dikenal dalam elektronika ada dua macam, yaitu arus searah/direct current(DC) dan arus bolak balik/alternating current(AC). Kembali ke topik, komponen semikonduktor sederhana(cara kerjanya) adalah dioda. Dioda ada 2(dua) jenis yaitu dioda silikon dan germanium. Untuk dioda germanium akhir-akhir ini sudah tidak aku temukan pada mesin elektronika. Dioda yang dipakai semua menggunakan dioda berbahan silikon. Contoh penggunaan dioda adalah pada rangkaian power supply atau sering disebut adaptor.

Rasanya cukup itu dulu sebagai pendahuluan dan untuk lebih mendalami aku persilahkan anda untuk menyimak artikel-artikel selanjuinya.

Rabu, 11 Januari 2012

KELISTRIKAN

Tentang kelistrikan adalah hal pertama yang wajib dipelajari, apbila anda ingin belajar elektronika. Terutama jika anda tidak mempunyai pengetahuan tantang listrik sama sekali. Halaman ini akan mengulas sedikit mengenai listrik dan sifatnya.
Sebagai permulaan dalam mempelajari tentang elektronika, penulis ajak anda untuk flashback saat masih sekolah dasar, pada pelajaran tentang listrik. Anda tentu masih ingat saat guru memberikan contoh sebuah batere, kemudian sebuah bolam kecil dihubungkan ke kedua kutub batere menggunakan seutas kabel.

Dan yang terjadi adalah bolam itu menyala. Sebagian anak pada saat itu barangkali ada yang "heran". Mungkin anda salah satunya.

Sekarang saya ajak anda untuk menganalisa kejadian tadi. Mengapa bolam tadi bisa menyala? Pada intinya adalah terjadi mengalirnya arus listrik(elektron) dari salah satu kutub batere yang ber-kelebihan muatan listrik(elektron), ke kutub batere yang kekurangan muatan listrik(elektron). Untuk singkatnya penulis langsung ajak anda lompat ke masalah arus listrik. Arus listrik di ukur dalam 2(dua) jenis ukuran, yaitu besarnya arus, dinyatakan dengan ukuran Ampere(A) dan tegangan dengan satuan ukuran Volt(V). Bahan yang dapat menghantarkan/dialiri oleh arus listrik disebut dengan konduktor. Untuk selanjutnya anda akan penulis ajak mengenal bahan yang setengah penghantar, kata lainnya adalah semikonduktor.

Kiranya cukup sampai disini dulu, mudah-mudahan berguna. Saya selalu terbuka dengan kritik dan saran.

Zona Elektronika

Anda berada di website yang berisi tentang segala yang berhubungan dengan elektronika. Di antaranya mengenai dunia servis elektronika. Dan pada bagian lain website ini saya mencoba membagi pengetahuan saya tentang elektronika.

Sebagian orang menganggap bahwa memahami tentang elektronika adalah suatu hal yang sulit. Tapi tidak sedikit pula yang justru tertarik untuk mempelajarinya. Saya adalah termasuk yang tertarik untuk mengenal dan mempelajari tentang elektronika. Bagaimana dengan anda ? Saya harap anda termasuk yang sama dengan saya. Bagi saya, banyak hal menarik untuk dipelajari pada bidang elektronika.

Tak bisa dipungkiri bahwa manusia sangat terbantu dengan adanya produk-produk elektronika. Bahkan elektronika sangat dibutuhkan dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Misalnya dalam rumah tangga, sebagai sarana hiburan seperti: televisi, radio, dvd dll. Perangkat elektronik juga sangat membantu, bahkan penting pada pengerjaan tugas-tugas perkantoran. Bisa dibilang kalau manusia jaman sekarang tidak bisa lepas akan bantuan dari yang namanya perangkat elektronika.

Jaman sudah kian maju, teknologi digital telah menguasai hampir semua perangkat elektronik. tapi dalam beberapa kasus penggunaan teknologi analog masih sangat dibutuhkan.

Total Tayangan Laman